Materi IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka membahas berbagai pengetahuan tentang alam, manusia, lingkungan, masyarakat, hingga kehidupan sosial di sekitar peserta didik. Pada kelas 5, pembelajaran IPAS termasuk dalam Fase C dan diarahkan agar siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi juga mampu mengamati, bertanya, melakukan penyelidikan sederhana, mengolah informasi, serta menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari.
Pada halaman ini, SoalSekolah merangkum materi IPAS kelas 5 SD semester 1 dan semester 2 secara lengkap dan mudah dipahami. Materi dapat digunakan sebagai bahan belajar siswa, referensi orang tua, maupun tambahan bahan ajar bagi guru.
Catatan: Pembagian bab dan urutan pembelajaran dapat disesuaikan oleh sekolah dan guru. Daftar di bawah mengikuti susunan materi pada buku IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka yang umum digunakan.
Daftar Materi IPAS Kelas 5 SD
Semester 1
- Bab 1 – Melihat karena Cahaya, Mendengar karena Bunyi
- Bab 2 – Harmoni dalam Ekosistem
- Bab 3 – Magnet, Listrik, dan Teknologi untuk Kehidupan
- Bab 4 – Ayo Berkenalan dengan Bumi Kita
Semester 2
- Bab 5 – Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh
- Bab 6 – Indonesiaku Kaya Raya
- Bab 7 – Daerahku Kebanggaanku
- Bab 8 – Bumiku Sayang, Bumiku Malang
Susunan delapan bab tersebut digunakan dalam buku IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka edisi sebelumnya.
Materi IPAS Kelas 5 Semester 1
Bab 1 – Melihat karena Cahaya, Mendengar karena Bunyi
Pada bab pertama, siswa mempelajari dua hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu cahaya dan bunyi.
A. Cahaya dan Sifatnya
Cahaya merupakan bentuk energi yang memungkinkan manusia melihat benda di sekitarnya.
Beberapa sifat cahaya yang perlu diketahui antara lain:
- Cahaya merambat lurus.
- Cahaya dapat dipantulkan.
- Cahaya dapat menembus benda bening.
- Cahaya dapat dibiaskan.
- Cahaya dapat diuraikan menjadi berbagai warna.
Contoh sederhana sifat cahaya dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita dapat melihat wajah di cermin karena cahaya dipantulkan oleh permukaan cermin menuju mata.
B. Mata sebagai Indra Penglihatan
Manusia dapat melihat karena mata menerima cahaya dari lingkungan.
Cahaya yang masuk ke mata kemudian diproses sehingga otak dapat mengenali bentuk, warna, ukuran, dan posisi benda.
Siswa juga mempelajari bagian-bagian mata serta cara menjaga kesehatan mata.
C. Bunyi dan Sifatnya
Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Ketika sebuah benda bergetar, getaran tersebut dapat menghasilkan bunyi yang dapat didengar oleh manusia.
Bunyi dapat merambat melalui medium seperti:
- benda padat,
- benda cair,
- udara.
Contohnya, kita dapat mendengar suara teman yang berbicara karena getaran bunyi merambat melalui udara menuju telinga.
D. Telinga sebagai Indra Pendengaran
Telinga merupakan organ tubuh yang digunakan manusia untuk mendengar.
Siswa mempelajari bagian-bagian telinga dan bagaimana bunyi dapat diterima oleh telinga hingga akhirnya dikenali oleh otak.
Kesimpulan Bab 1:
Cahaya membantu manusia melihat, sedangkan bunyi memungkinkan manusia mendengar. Keduanya merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Materi tentang cahaya dan bunyi memang menjadi bagian utama Bab 1 IPAS kelas 5.
Bab 2 – Harmoni dalam Ekosistem
Bab ini membahas hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
A. Mengenal Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan tempat mereka hidup.
Komponen ekosistem terdiri atas:
Komponen biotik, yaitu makhluk hidup seperti:
- manusia,
- hewan,
- tumbuhan,
- mikroorganisme.
Komponen abiotik, yaitu benda atau faktor tidak hidup seperti:
- air,
- tanah,
- udara,
- cahaya matahari,
- suhu.
Kedua komponen tersebut saling berhubungan dan memengaruhi kehidupan dalam ekosistem.
B. Rantai Makanan
Rantai makanan menunjukkan hubungan makan dan dimakan antara makhluk hidup.
Contohnya:
Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang
Dalam rantai tersebut, rumput berperan sebagai produsen. Hewan yang memakan tumbuhan atau hewan lain disebut konsumen.
C. Jaring-Jaring Makanan
Dalam sebuah ekosistem, satu hewan tidak hanya memakan satu jenis makanan. Karena itu, beberapa rantai makanan dapat saling berhubungan dan membentuk jaring-jaring makanan.
Jika salah satu populasi dalam ekosistem berubah secara drastis, keseimbangan ekosistem juga dapat terganggu.
D. Peran Manusia dalam Ekosistem
Manusia merupakan bagian dari ekosistem. Oleh karena itu, manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Contohnya:
- tidak membuang sampah sembarangan,
- menjaga hutan,
- mengurangi pencemaran,
- melindungi hewan dan tumbuhan,
- menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.
Bab 3 – Magnet, Listrik, dan Teknologi untuk Kehidupan
Bab ini mengajak siswa mengenal magnet, energi listrik, dan teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
A. Magnet
Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan menarik benda tertentu, terutama benda yang mengandung bahan seperti besi atau baja.
Magnet memiliki dua kutub:
- kutub utara,
- kutub selatan.
Kutub magnet yang sama akan saling menolak, sedangkan kutub yang berbeda akan saling menarik.
Magnet dapat dimanfaatkan dalam berbagai benda, misalnya:
- pintu kulkas,
- kompas,
- speaker,
- motor listrik,
- berbagai peralatan teknologi.
B. Energi Listrik
Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
Listrik digunakan untuk menjalankan berbagai peralatan seperti:
- lampu,
- televisi,
- kipas angin,
- kulkas,
- komputer,
- telepon pintar.
Siswa juga belajar mengenal sumber energi listrik dan pentingnya menggunakan listrik secara hemat.
C. Teknologi dalam Kehidupan
Teknologi dibuat untuk membantu manusia menyelesaikan pekerjaan.
Contohnya:
- mesin cuci membantu mencuci pakaian,
- komputer membantu mengolah informasi,
- telepon membantu berkomunikasi,
- kendaraan membantu manusia berpindah tempat.
Teknologi perlu digunakan secara bijak agar memberikan manfaat dan tidak menimbulkan masalah bagi manusia maupun lingkungan.
Bab 4 – Ayo Berkenalan dengan Bumi Kita
Pada bab ini siswa mempelajari bumi, lapisan bumi, permukaan bumi, serta perubahan yang terjadi pada bumi.
A. Struktur Bumi
Bumi tersusun atas beberapa lapisan.
Secara sederhana, siswa mengenal:
- kerak bumi,
- mantel,
- inti bumi.
Permukaan bumi juga memiliki berbagai bentuk, seperti:
- gunung,
- bukit,
- lembah,
- dataran rendah,
- dataran tinggi,
- sungai,
- danau,
- laut.
B. Perubahan Permukaan Bumi
Permukaan bumi dapat berubah karena berbagai faktor.
Beberapa perubahan terjadi secara alami, misalnya:
- gempa bumi,
- gunung meletus,
- erosi,
- longsor.
Aktivitas manusia juga dapat memengaruhi kondisi permukaan bumi, terutama apabila dilakukan tanpa memperhatikan lingkungan.
C. Siklus Air
Air mengalami proses perputaran yang disebut siklus air.
Secara sederhana, proses tersebut meliputi:
penguapan → kondensasi → presipitasi → air kembali ke permukaan bumi
Panas matahari menyebabkan air menguap. Uap air naik ke atmosfer dan mengalami pendinginan sehingga membentuk awan. Ketika kondisi tertentu terpenuhi, air turun kembali ke bumi sebagai hujan.
Materi IPAS Kelas 5 Semester 2
Bab 5 – Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh
Bab ini membahas tubuh manusia dan proses yang memungkinkan manusia menjalani aktivitas sehari-hari.
A. Sistem Pernapasan
Manusia membutuhkan oksigen untuk membantu proses kehidupan.
Ketika bernapas, udara masuk melalui hidung dan diteruskan menuju organ-organ pernapasan hingga akhirnya mencapai paru-paru.
Organ pernapasan manusia antara lain:
- hidung,
- tenggorokan,
- trakea,
- bronkus,
- paru-paru.
Menjaga kesehatan organ pernapasan penting agar tubuh dapat bekerja dengan baik.
B. Makanan dan Minuman
Makanan memberikan energi dan zat gizi yang diperlukan tubuh.
Tubuh membutuhkan berbagai zat gizi seperti:
- karbohidrat,
- protein,
- lemak,
- vitamin,
- mineral,
- air.
Makanan yang sehat dan seimbang membantu tubuh tumbuh serta melakukan berbagai aktivitas.
C. Pertumbuhan dan Perkembangan
Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan sejak bayi hingga dewasa.
Pertumbuhan dapat terlihat dari perubahan:
- tinggi badan,
- berat badan,
- ukuran tubuh.
Sementara itu, perkembangan berkaitan dengan perubahan kemampuan dan kematangan seseorang.
Bab 6 – Indonesiaku Kaya Raya
Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah geografis dan kekayaan alam yang sangat beragam.
A. Bentuk Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pulau, wilayah daratan, dan wilayah perairan.
Kondisi geografis tersebut memengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai daerah.
B. Keanekaragaman Hayati
Indonesia memiliki keanekaragaman flora dan fauna.
Contoh kekayaan hayati Indonesia antara lain:
- hutan tropis,
- berbagai jenis tumbuhan,
- berbagai jenis burung,
- mamalia,
- ikan,
- dan hewan endemik.
Keanekaragaman tersebut perlu dijaga agar tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
C. Kekayaan Alam Indonesia
Indonesia memiliki berbagai sumber daya alam, seperti:
- hasil pertanian,
- perkebunan,
- perikanan,
- hasil hutan,
- mineral,
- serta sumber energi.
Sumber daya alam harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.
Bab 7 – Daerahku Kebanggaanku
Setiap daerah di Indonesia mempunyai keunikan dan kekayaan yang berbeda.
A. Budaya Daerah
Budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat.
Contoh budaya daerah antara lain:
- bahasa daerah,
- rumah adat,
- pakaian adat,
- tarian tradisional,
- musik tradisional,
- makanan khas,
- upacara adat.
Keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia.
B. Kondisi Perekonomian Daerah
Kondisi geografis suatu daerah dapat memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat.
Contohnya:
Daerah pantai:
Banyak masyarakat bekerja sebagai nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, atau pedagang hasil laut.
Daerah dataran tinggi:
Masyarakat dapat bekerja dalam bidang perkebunan, pertanian, atau pariwisata.
Daerah perkotaan:
Kegiatan ekonomi dapat berupa perdagangan, jasa, industri, dan berbagai pekerjaan lainnya.
C. Potensi Daerah
Setiap daerah mempunyai potensi yang dapat dikembangkan.
Potensi tersebut dapat berasal dari:
- sumber daya alam,
- budaya,
- sumber daya manusia,
- industri,
- pertanian,
- perdagangan,
- maupun pariwisata.
Dengan pengelolaan yang baik, potensi daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bab 8 – Bumiku Sayang, Bumiku Malang
Bab terakhir membahas perubahan bumi dan berbagai masalah lingkungan.
A. Bumi Berubah
Bumi selalu mengalami perubahan.
Perubahan dapat disebabkan oleh faktor alam maupun aktivitas manusia.
Contohnya:
- erosi,
- banjir,
- tanah longsor,
- gempa bumi,
- gunung meletus,
- perubahan penggunaan lahan.
B. Kerusakan Lingkungan
Lingkungan dapat mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab.
Contohnya:
- membuang sampah ke sungai,
- penebangan hutan secara berlebihan,
- pencemaran udara,
- pencemaran air,
- penggunaan sumber daya alam secara berlebihan.
C. Menjaga Lingkungan
Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Beberapa tindakan sederhana yang dapat dilakukan siswa antara lain:
- membuang sampah pada tempatnya,
- mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,
- menghemat air,
- menghemat listrik,
- menanam dan merawat tumbuhan,
- menjaga kebersihan lingkungan,
- menggunakan barang secara bijak.
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga lingkungan.
Ringkasan Materi IPAS Kelas 5 Semester 1 dan 2
| Semester | Bab | Materi |
|---|---|---|
| 1 | Bab 1 | Melihat karena Cahaya, Mendengar karena Bunyi |
| 1 | Bab 2 | Harmoni dalam Ekosistem |
| 1 | Bab 3 | Magnet, Listrik, dan Teknologi untuk Kehidupan |
| 1 | Bab 4 | Ayo Berkenalan dengan Bumi Kita |
| 2 | Bab 5 | Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh |
| 2 | Bab 6 | Indonesiaku Kaya Raya |
| 2 | Bab 7 | Daerahku Kebanggaanku |
| 2 | Bab 8 | Bumiku Sayang, Bumiku Malang |
Daftar delapan bab tersebut juga tercantum dalam berbagai referensi pembelajaran yang mengacu pada buku IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka.
Tujuan Belajar IPAS Kelas 5
Setelah mempelajari IPAS kelas 5, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui berbagai konsep, tetapi juga mampu menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.
Beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan antara lain:
- Mengamati fenomena di lingkungan sekitar.
- Mengajukan pertanyaan berdasarkan hasil pengamatan.
- Membuat prediksi sederhana.
- Melakukan penyelidikan.
- Mengumpulkan dan mengolah informasi.
- Menganalisis hubungan sebab dan akibat.
- Menyampaikan hasil pengamatan.
- Melakukan refleksi terhadap proses belajar.
Pendekatan tersebut sejalan dengan keterampilan proses dalam Capaian Pembelajaran IPAS Fase C.
Penutup
Itulah materi IPAS kelas 5 SD Kurikulum Merdeka semester 1 dan 2 yang dapat digunakan sebagai bahan belajar siswa maupun referensi bagi guru dan orang tua.
Materi IPAS menjadi semakin menarik apabila dipelajari melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa dapat melakukan pengamatan sederhana, percobaan, diskusi, membaca informasi, dan mencari hubungan antara materi yang dipelajari dengan lingkungan di sekitarnya.
Untuk belajar lebih mendalam, setiap bab dapat dikembangkan menjadi materi khusus yang dilengkapi rangkuman, contoh soal, latihan soal, dan kunci jawaban.
Materi terkait di SoalSekolah:
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 1
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 2
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 3
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 4
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 5
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 6
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 7
- Materi IPAS Kelas 5 Bab 8